Alur Proses Persidangan di Pengadilan Negeri Langsa

(Langsa) - Dalam proses sistem manajemen protokoler persidangan tentunya dalam hal ini mengatur serta memanajemenkan agar persidangan terlaksana secara teratur dan disiplin, sistem keprotokoleran diatur berdasarkan asas dimana asas tersebut bertujuan untuk mencerminkan menegakkan ketertiban dan kepastian, keseimbangan keserasian dan keselarasan dengan memberikan penghormatan kepada Pejabat Negara sesuai dengan kedudukan dan profesi dalam sebuah negara dan memberikan pedoman penyelenggara agar berjalan atau terlaksana dengan tertib, rapi, lancar dan teratur serta menciptakan hubungan dan pelayanan yang baik menuju Peradilan Yang Agung, literatur atau tata cara pelaksanaan protokoler persidangan pada Pengadilan Negeri Langsa sebagai berikut.   

        Peran Protokoler Persidangan/Petugas sidang :
- Mencatat perkara apa saja yang hari itu akan disidangkan dengan berdasarkan jadwal sidang atau jadwal penundaan sidang dari panitera pengganti yang mengikuti persidangan maupun kepaniteraan pidana dan perdata dalam buku sidang yang sudah disediakan.
- Pihak berperkara (Penuntut Umum maupun Kuasa Hukum) begitu datang ke pengadilan dan siap beracara diharuskan memberitahu dan melapor kepada meja informasi untuk melakukan pengambilan nomor antrian persidangan.

Penuntut umum Melapor dan Mengambil Nomor Antrian pada petugas Meja Informasi


- Atas pemberitahuan dan pengambilan nomor antrian persidangan di meja informasi, selanjutnya petugas informasi memberitahukan kepada protokoler persidangan agar dapat melaporkan kepada panitera pengganti.
- Selanjutnya atas laporan dari protokoler persidangan, panitera pengganti yang akan memberitahukan kepada majelis hakim bahwa perkara sudah siap disidangkan.
- Setelah panitera pengganti memberitahukan bahwa sidang sudah siap, maka protokoler persidangan/petugas sidang segera memberitahukan terdakwa/tergugat atau para pihak berperkara (penuntut Umum maupun penasihat hukum) untuk masuk ke ruang sidang dengan pakaian lengkap untuk beracara dalam persidangan.

Majelis Hakim memasuki Ruang Sidang Hadirin dimohon untuk berdiri


- Selanjutnya protokoler persidangan memberitahukan ketika majelis hakim hendak memasuki ruang sidang, semua yang berada di ruang persidangan diperintahkan untuk berdiri.

Setelah Majelis Hakim memasuki Ruang Sidang hadirin dipersilahkan duduk kembali


- Setelah majelis hakim duduk, maka protokoler persidangan/petugas sidang memerintahkan semua yang berada di ruang persidangan untuk duduk kembali dan memulai persidangan, dan protokoler persidangan/petugas sidang tetap berada berdiri atau duduk dikursi ditempat yang mudah terlihat majelis hakim dan menghadap ke arah pengunjung sidang.(Pn_lgs)