Protokoler Sidang Tilang di Pengadilan Negeri Langsa

(Langsa) - Dalam proses sistem manajemen protokoler sidang Tilang tentunya dalam hal ini mengatur serta memanajemenkan agar persidangan terlaksana secara teratur dan disiplin, sistem keprotokoleran diatur berdasarkan asas dimana asas tersebut bertujuan untuk mencerminkan menegakkan ketertiban dan kepastian, keseimbangan keserasian dan keselarasan dengan memberikan penghormatan kepada Pejabat Negara sesuai dengan kedudukan dan profesi dalam sebuah negara dan memberikan pedoman penyelenggara agar berjalan atau terlaksana dengan tertib, rapi, lancar dan teratur serta menciptakan hubungan dan pelayanan yang baik menuju Peradilan Yang Agung, literatur atau tata cara pelaksanaan protokoler sidang tilang pada Pengadilan Negeri Langsa sebagai berikut.   

Peran Protokoler Persidangan Tilang /Petugas sidang :

- Mencatat dan mendata ulang berkas perkara tilang yang hari itu akan disidangkan dengan berdasarkan jadwal sidang yang telah ditentukan berdasarkan penetapan oleh Ketua Pengadilan Negeri Langsa untuk sidang tilang yaitu pada hari jum’at.
- Pelanggar dalam perkara tilang begitu datang ke pengadilan dengan siap untuk di sidang diharuskan melapor terlebih dahulu ke Pos Satpam dan selanjutnya Petugas Satpam memberitahukan dan mengarahkan ke tempat lokasi Loket Tilang untuk melakukan pengambilan nomor antrian persidangan.
- Untuk pelanggar yang tidak datang sendiri tetapi menunjuk wakil/kuasa dapat bersidang setelah menunjukkan KTP/identitas diri untuk di foto copy sebagai syarat mengikuti sidang tilang.
- Atas pemberitahuan dan pengambilan nomor antrian persidangan di Loket Tilang, selanjutnya Petugas Loket Tilang memberitahukan kepada pelanggar menunggu di ruang tunggu yang sudah disediakan.

 

Peserta sidang tilang mengambil nomor antrian pada loket tilang


- Selanjutnya petugas sidang/protokoler persidangan melaporkan kepada panitera pengganti bahwa para pelanggar perkara tilang telah hadir dan sudah siap untuk dilakukan sidang.
- Selanjutnya atas laporan dari protokoler persidangan, panitera pengganti yang akan memberitahukan kepada hakim bahwa perkara tilang sudah siap untuk disidangkan.
- Setelah panitera pengganti memberitahukan bahwa sidang sudah siap, maka protokoler persidangan/petugas sidang segera memberitahukan para pelanggar untuk masuk ke ruang sidang dengan pakaian yang rapi dan sopan untuk dimulainya persidangan.

Peserta sidang tilang sedang mengikuti persidangan tilang

- Selanjutnya protokoler persidangan memberitahukan kepada para pelanggar yang berada didalam ruang sidang ketika hakim hendak memasuki ruang sidang diperintahkan untuk berdiri.
- Setelah hakim duduk, maka protokoler persidangan/petugas sidang memerintahkan semua yang berada di ruang persidangan untuk duduk kembali.

Persidangan Tilang dilakukan sesuai berdasarkan nomor urut pendaftaran peserta sidang


- Selanjutnya protokoler persidangan/petugas sidang memanggil pelanggar perkara tilang berdasarkan nomor urutan antrian yang telah diberikan oleh petugas loket tilang.
- Selanjutnya setelah pelanggar di sidangkan oleh majelis hakim maka pelanggar keluar dari ruang sidang dan harus melaporkan hasil putusan denda yang telah diputuskan oleh hakim ke meja petugas jaksa penuntut umum.
- Para pelanggar membayar denda sesuai dengan putusan hakim ke petugas jaksa penuntut umum.
- Petugas protokoler persidangan tetap berada dan berdiri atau duduk dikursi ditempat yang mudah terlihat hakim dan menghadap ke arah para pelanggar perkara tilang